All posts by andy

Topologi Mesh Jaringan Komputer

Topologi jaringan Mesh ini biasanya memakai komponen utamanya adalah Digital Cross Connect (DXC) dengan satu atau lebih dari dua sinyal aggregate, dan tingkat cross connect (koneksi persilangan) yang bermacam pada level sinyal SDH. Topologi jaringan mesh ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Banyaknya saluran ini harus disiapkan guna membentuk suatu jaringan topologi mesh yaitu jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, dengan n adalah jumlah sentral). Tingkat kesulitan yang terdapat pada topologi jaringan mesh ini sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Jadi dapat kita ketahui bahwa disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

Kelebihan Topologi Mesh:

1. Jalur pengiriman data yang digunakan sangat banyak, jadi tidak perlu khawatir akan adanya tabrakan data (collision).

2. Besar bandwidth yang cukup lebar.

3. Keamanan pada topologi ini bisa dibilang sangat baik.

Kekurangan Topologi Mesh:

1. Proses instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.

2. Membutuhkan banyak kabel.

3. Memakan biaya instalasi yang sangat mahal, dikarenakan membutuhkan banyak kabel.

Bahan dan Alat yang diperlukan dalam Topologi Mesh:

1. Node, yaitu peralatan TIK yang menjadi anggota jaringan misalnya seperti komputer PC, dan lain-lain

2. Media transmisi kabel seperti : a.Kabel Twisted Pair b.Kabel coaxial c.Kabel Fiber Optic (FO) atau biasa disebut Serat Optik .

Topologi jaringan lainnya : Topologi Bus, Topologi Star, dan Topologi Ring. Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi Topologi Tree dan Topologi Mesh yang merupakan kombinasi dari Topologi Star, Topologi Mesh, dan Topologi Bus.

Topologi Star Jaringan Komputer

Topologi jaringan komputer star atau bintang merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/ hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain.

Kelebihan Topologi Star:

1. Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.

2. Bersifat fleksibel

3. Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.

4. Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.

Kekurangan Topologi Star:

1. Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.

2. Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup mahal.

3. Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.

Cara Kerja Topologi Star:

  • Setiap komputer berkomunikasi dengan hub pusat yang akan mengirim kembali pesan kepada semua komputer (broadcast) atau hanya pada komputer tujuan (switched)
  • Hub pada broadcast bisa aktif atau pasif.
  • Hub aktif (multiport repeater) berfungsi mengulang sinyal yang diterima dan mengirim sinyal tersebut pada semua komputer.
  • Hub pasif hanya berfungsi sebagai titik sambung dan tidak membutuhkan tenaga listrik untuk menjalankannya.
  • Kita bisa menggunakan beberapa tipe kabel untuk mengimplementasikan jaringan star.

Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain:

1 .Konektor RJ45

2. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair).

3. Crimping Tool

4. Kabel Teste

5. PC

6. Switch

Topologi jaringan lainnya : Topologi Bus, Topologi Star, dan Topologi Ring. Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi Topologi Tree dan Topologi Mesh yang merupakan kombinasi dari Topologi Star, Topologi Mesh, dan Topologi Bus.

Topologi Tree Jaringan Komputer

Topologi TREE jaringan Komputer atau sering disebut Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara topologi star dan juga topologi bus, bahkan bisa juga ditambahkan untuk ring. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda-beda. Beberapa infrastruktur yang terdapat dalam topologi ini membuat topologi ini semakin rumit dan perlu instalasi yang khusus. Topologi tree menggunakan backbone sama halnya pada topologi bus. Pada backbone berfungsi sebagai jalur tulang punggung jaringan. Umumnya topologi tree bertingkat-tingkat, dan tingkat rendah dapat diatur ditingkat diatasnya.

Kelebihan Topologi Tree

1. Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah. 2. Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi. 3. Merupakan jaringan yang besar sehingga dapat mengelompokaan antara satu topologi dengan topologi yang lainnya. 4. Keamanan jaringan yang sangat handal. 5. Dapat mengetahui dengan mudah suatu kerusakan atau kesalahan. 6. Dapat diimplementasikan pada server yang menggunakan sistem basis data terpusat, maupun terdistribusi. 7. Proses transmisi data yang cepat dan cenderung lebih stabil. 8. Kerusakan pada satu jaringan tidak akan menyebabkan keseluruhan jaringan mengalami gangguan.

Kekurangan Topologi Tree

1. Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah 2. Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat. 3. Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini. 4. Biaya Implementasi cukup tinggi. 5. Sangat tidak cocok digunakan pada jaringan dengan skala kecil. 6. Spesifikasi komputer server juga harus menggunakan komputer dengan spesifikasi yang menengah ke atas, karena harus melayani banyak client.

Bahan dan Alat yang digunakan pada Topologi Tree:

  1. Node berupa berbagai peralatan TIK seperti komputer, printer, faximile dll.
  2. Jenis kabel mana saja dari 3 jenis kabel yang direncanakan ada pada design (dengan memperhatikan aturan yang berlaku).
  3. Konsentrator /Repeater/Sentral /Router Jaringan seperti: Hub , Server khusus, Switch, Router, Repeataer : jenisnya disesuaikan dengan rencana design yang dipilih.
  4. Konektor : sesuai dengan rencana design pengkabelan jaringan yang dipilih.
  5. NIC : jenisnya sesuai dengan rencana design pengkabelan jaringan yang dipilih.

Cara kerja Topologi tree

Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 ke komputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7.

Keunggulan jaringan Tree model pohon

Jaringan Tree model pohon seperti ini memiliki keunggulan dapat membentuk suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh: perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

Topologi jaringan lainnya : Topologi Bus, Topologi Star, dan Topologi Ring. Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi Topologi Tree dan Topologi Mesh yang merupakan kombinasi dari Topologi Star, Topologi Mesh, dan Topologi Bus.

Topologi Bus Jaringan Komputer

Topologi Jaringan Komputer Bus atau sering disebut Topologi bus, Topologi ini menggunakan teknik yang cukup sederhana dibanding topologi jenis yang lainnya. Karena topologi ini hanya menggunakan sebuah kabel backbone yang berjenis coaxial yang melintang disepanjang node client dan pada ujung kabel coaxial diberi T konektor sebagai akhir dari kabel.

Karakteristik Topologi BUS
• Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
• Sangat sederhana dalam instalasi.
• Sangat ekonomis dalam biaya.
• Paket?paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
• Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah T connector pada setiap ethernet card.
• Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

Kelebihan Topologi Bus :

1. Biaya instalasi yang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit kabel untuk menghubungkan dari satu komputer ke komputer atau peralatan lainnya.

2. Mudah dalam melakukan Penambahan client/ workstation baru, dan tidak mengganggu jaringan yang lain.

3. Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan, apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.

4. Maitenance jaringan tidak rumit.

Kekurangan Topologi Bus

1. Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.

2. Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima) data kurang terkoodinir dan kurang efisien, akibatnya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.

3. Topologi Bus ini sulit dikembangkan untuk jaringan

4. Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.

5. Aliran data lebih lambat dibandingkan topologi lainnya.

Cara Kerja Topologi Bus

1. Ketika komputer mengirim sinyal ke saluran maka seluruh komputer mendapat sinyal tersebut.

2. Tapi hanya satu komputer yang alamatnya sesuai yang menerima sinyal tersebut. Komputer yang lain akan membuang sinyal tersebut.

3. Hanya satu komputer pada suatu saat yang bisa mengirim sinyal.

4. Komputer harus menunggu sampai saluran bebas sebelum mengirim.

5. Ringing adalah efek gelombang balik yang terjadi pada saluran bus ketika gelombang tersebut sampai di akhir saluran.

6. Ringing terjadi karena kabel jaringan merupakan media pasif.

Peralatan yang diperlukan dalam Topologi Bus

  1. Kartu jaringan/NIC Sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari computer ke sebuah jaringan computer.
  2. Kabel Coaxial / RG 58 atau 10 base 2 (ten base two) Memiliki jangkauan antara 300 m dan dapat mencapai di atas 300m dengan menggunakan repreater.
  3. Konektor BNC Konektor yang dipasangkan pada ujung” kabel coaxial.
  4. Terminator BNC Yaitu konektor BNC di pasangkan pada ujung” jaringan dgn topologi bus yg memiliki nilai habatan 50 ohm.
  5. T BNC Konektor yang di hubungkan ke kartu jaringan (LAN Card) dan ke konektor BNC ataupun ke terminator untuk ujung” jaringan Peralatan yang di perlukan dalam topologi Star.
  6. Kartu jaringan tipe PCI.
  7. Kabel UTP Merupakan kabel yang menghubungkan computer dalam jaringan computer.
  8. Konektor RG 45 Konektor kabel Ethernet yg biasa digunakan dalam topologi jaringan computer LAN maupun jaringan tipe lainnya.
  9. Crimping tool Alat yang digunakan untuk melakukan pemasangan kabel UTP ke konektor RG 45.

Contoh penggunaan topologi jaringan bus: Pada acara meeting kantor, Pada lab. Komputer,bahasa,dll

Topologi jaringan lainnya : Topologi Bus, Topologi Star, dan Topologi Ring. Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi Topologi Tree dan Topologi Mesh yang merupakan kombinasi dari Topologi Star, Topologi Mesh, dan Topologi Bus.

WeMos D1 R2 Wifi Arduino Development Board

Mikroprosesor WeMos-D1R2 Board

Apa itu WeMos D1 R2 Wifi Arduino Development Board ? WeMos-D1R2 adalah sebuah unit mikroprosesor yang memiliki kemampuan WiFi berbasis ESP8266-12 pada Arduino-UNO. Ada juga yang mengatakan Wemos D1R2 adalah sebuah Board Arduino built in WIFI yang dibekali chip Wifi ESP8266 sehingga memungkinkan kita untuk terhubung dengan Wifi.

Apa itu IDUINO UNO?

Iduino Uno berbasis pada ATmega328. Modul ini memiliki 14 pin input / output digital (dimana 6 pinnya bisa digunakan sebagai output PWM), 6 input analog, resonator keramik 16 MHz, koneksi USB, daya jack, header ICSP, dan tombol reset.
Modul Ini berisi semua yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler; cukup dengan menghubungkan ke komputer dengan Kabel USB atau daya dengan adaptor AC-ke-DC atau baterai untuk memulai. Anda sudah dapat bereksperimen dengan Mikrokontroler UNO tanpa khawatir tentang melakukan sesuatu yang salah.

Apa perbedaan antara Arduino board dan WeMos-D1R2? Meskipun Arduino UNO dan WeMos-D1R2 serupa, ada beberapa perbedaan dalam fungsi dari masing masing pinnya.

Beikut ini Tabel Perbandingan perbedaan antara Arduino board dan WeMos-D1R2.

Instalasi Arduino board berbasis ESP8266 :

Langkah-langkah instalasi dasar dan prosedur untuk mengunggah program ke WiFi Arduino board berbasis ESP8266 baru menggunakan Micro USB: WeMos D1.

Persyaratan Perangkat Keras:

WeMos D1 R2 board dan Kabel Micro USB untuk menghubungkan PC ke WeMos D1 R2 board.

Persyaratan Perangkat lunak (Software)

  • Arduino IDE 1.6.4 or atau versi barunya – (Download  Disini)

Ikuti langkah langkahnya untuk melakukan pemrograman pertama Anda di WeMos D1 menggunakan Arduino IDE:

  1. Download dan Install Arduino IDE 1.6.4 atau versi yang lebih tingginya. Versi terbaru tersedia di situs web Arduino. (Langkah-langkah instalasi tersedia disini).
  2. Sesudah installation open the IDE,Go to File>Preferences. Kotak dialog muncul. Di kotak ini, kotak teks URL manajer papan tambahan.

Copy and paste the following URL in the box and click OK to download the packages. http://arduino.esp8266.com/stable/package_esp8266com_index.json

3. Selanjutnya, go to Tools>Board>Board Manager di Arduino IDE Anda. Jendela Boards Manager muncul seperti di bawah ini. Gulir ke bawah papan di manajer papan untuk memilih ESP8266 dari daftar papan yang tersedia. Klik instal untuk memulai instalasi.

4. Setelah instalasi untuk mengunggah program pertama Anda, pilih jenis papan WeMos D1 dari bagian Tools> Boards di Arduino IDE Anda. Anda dapat memilih WeMos D1 R2 jika Anda memiliki R2, jika tidak, Anda dapat menggunakan WeMos D1 (Retired).

5. Sambungkan papan ke PC Anda menggunakan kabel micro USB. Pilih port tempat papan tersambung di bagian Tools> Port section.

6. Sekarang buka File> Contoh> Di bagian yang berisi Contoh Wemo D1 (Retired) buka ESP8266> Berkedip. Ini membuka program blink untuk papan WeMos D1.

7. Mengunggah sketsa ke papan berkedip LED_BUILTIN.

Selamat, Anda baru saja melakukan program Blink dasar menggunakan WeMos D1.

Download:

wemos-d1-r2-schematic

TA0297 WEMOS D1 R2 WIFI ARDUINO DEVELOPMENT BOARD ESP8266

sumber: https://elementztechblog.wordpress.com/2016/10/14/programming-esp8266-wemos-d1-r2-using-arduino-ide/


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...