Category Archives: E-Commerce

Ini Cara Bikin Uang Bekerja untuk Anda dari Tung Desem Waringin

Tak Ada yang Mustahil, Ini Cara Bikin Uang Bekerja untuk Anda. Rata-rata setiap orang yang bekerja pasti untuk uang, dan mungkin Anda adalah salah satu orangnya. Apakah pernah terbayang kepada Anda uang yang bekerja untuk Anda, itu hal yang mustahil bagi kebanyakan orang.

Namun tidak ada hal yang mustahil dalam dunia ini, jika Anda memang ingin bersungguh-sungguh dan yakin, itu yang akan kita cari tahu saat ini. Pasti Anda bertanya-tanya dalam pikiran, bagaimana caranya untuk mengubah alur bekerja, bukan Anda yang bekerja untuk uang tapi uang yang bekerja untuk Anda.




Di bawah ini ada lima hal yang membuat uang bekerja untuk Anda, ingin tahu? Ayo kita cari tahu apa saja hal-hal itu:

1. Pertemanan

Segala jenis pekerjaan pasti kita membutuhkan orang lain. Mulailah dengan membangun hubungan kerja yang baik dengan siapapun tidak hanya dengan sahabat. Buatlah semua orang yang membantu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan itu sebagai teman-teman terbaik Anda, baik teman tim, atasan, maupun para pelanggan kamu.

2. Kejujuran

Kejujuran adalah fondasi yang paling awal untuk menjadi seorang pebisnis, tanpa itu apapun yang kita ingin capai akan sia-sia. Dengan kejujuran kita akan memiliki banyak teman, dan dengan kejujuran kita akan mendapat kepercayaan dari setiap orang yang berhubungan dengan kita.

3. Keuletan

Segala yang Anda lakukan jangan pernah Anda mengedepankan keuntungan, tapi lebih baik memperhitungkan ruginya. Karena saat Anda mengedepankan keuntungan di saat Anda mendapatkan kerugian, maka Anda akan patah semangat. Jadi keuletan yang sebenarnya itu dengan menjaga semangat dalam situasi apapun.

4. Belajar

Setelah menyiapkan mental untuk kesuksesan mulailah belajar dengan melihat segala peluang usaha yang akan Anda jalani. Dan apa pun yang akan menjadi usaha Anda nantinya Anda harus mau memahami dan mempelajarinya.

5. Modal

Modal tidak harus menjadi urutan nomor satu, karena kebanyakan kita melihat kesuksesan seseorang pasti melihat seberapa banyak modal yang dikeluarkan. Ternyata itu sangat salah, modal uang bukan satu-satu alat yang membanatu orang menuju kesuksesan.

Yang paling penting untuk mengerjakan sebuah pekerjaan adalah modal kepercayaan. Karena untuk membangun modal kepercayaan itu lebih sulit, tapi dengan modal kepercayaan apapaun akan bisa Anda lakukan dan uang akan mengalir dengan sendirinya kepada Anda.

Itulah beberapa hal yang bisa membantu Anda untuk membuat uang datang kepada Anda dengan sendirinya. Semua pekerjaan yang kita lakukan akan membuat kita nyaman dengan sendirinya, jika kita melakukannya dengan bersungguh-sungguh.

Sumber: Tung Desem Waringin – detikfinance
Kamis, 16/04/2015 08:01 WIB,  http://finance.detik.com

Jenis – jenis E-Commerce

Jenis – jenis E-Commerce
Menurut Turban et al (2008, p168) transaksi E-Commerce dapat dilakukan antara berbagai pihak. Jenis-jenis E-Commerce yang umum dilakukan :
• Business-to-business (B2B), dalam transaksi B2B, kedua penjual dan pembeli adalah organisasi bisnis.
• Collaborative commerce (c-commerce), rekan bisnis berkolaborasi secara electronik ( membeli atau menjual).
• Business-to-consumers (B2C), dalam B2C penjual adalah organisasi bisnis dan pembelinya adalah individu.
• Consumer-to-consumer (C2C), individu menjual produk atau jasa ke individu lain.
• Business-to-business-to-consumer (B2B2C), dalam hal ini business menjual produk atau jasa kepada business tapi mendeliver produk dan jasa kepada individu.
• Consumers-to-business (C2B), pelanggan membuat kebutuhan akan produk atau jasa, dan supplier yang menyediakan kebutuhan tersebut.
• Business-to-employees (B2E), perusahaan menjual produk atau jasa kepada karyawannya sendiri.

Kelebihan E-Commerce

Kelebihan E-Commerce Menurut Turban ( 2006,p25-27) yaitu :
A. Bagi perusahaan :
1. Global Reach: E-comerce memperluas pangsa pasar. Perusahaan dengan mudah dan cepat mendapatkan lebih banyak kosumen di seluruh dunia.
2. Cost Reduction : E-Commerce mengurangi biaya pemrosesan, penciptaan, distribusi, penyimpanan dan penerimaan informasi berbasiskan kertas.
3. Customization : dengan pemakaian E-Commerce maka dapat diketahui preferensi cita rasa pelanggan sehingga dapat dilakukan customisasi sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
4. Extended Hours : 24 jam sehari, 7 hari dalam 1minggu, 365 hari dalam 1 tahun.
5. New Business Models : E-Commerce dapat memberikan bisnis model yang inovatif yang memberikan peningkatan keuntungan dan/atau keuntungan bersaing.
6. Waktu yang singkat untuk memasarkan.
7. Biaya komunkasi yang rendah.
8. Hubungan pelanggan yang lebih baik.
9. Informasi produk/ perusahaan yang up to date.





B. Bagi pelanggan :
• E-Commerce memungkinkan pelanggan untuk berbelanja atau melakukan trasaksi lainnya diseluruh dunia, dimanapun pelanggan berada.
• E-Commerce menyediakan pelanggan lebih banyak pilihan, pelanggan dapat memilih banyak penjual dan lebih banyak produk.
• E-Commerce sering menyediakan bagi pelanggan produk-produk yang murah dan pelayanan dengan mengijinkan pelanggan untuk berbelanja dibeberapa tempat dan melakukan perbandingan.
• E-Commerce dalam beberapa produk memberikan pengiriman yang cepat.
• Pelanggan mendapatkan informasi tentang suatu produk dalam hitungan detik.
• No Sales Tax : dalam banyak negara, online business dibebaskan dari pajak.
• E-Commerce memungkinkan pelanggan untuk saling berinteraksi dalam e-communities dan saling bertukar pendapat dan pengalaman.
• E-Commerce memungkinkan pelanggan untuk mengikuti virtual auctions.

Keterbatasan E-Commerce

Keterbatasan E-Commerce
Menurut Turban et al (2006, p28), keterbatasan E-Commerce :
A. Keterbatasan teknologi :
1. Tidak ada standar yang bisa diterima dalam hal kualitas dan keamanan.
2. Bandwidth telekomunikasi yang tidak cukup.
3. Tools pengembangan software masih dalam tahap pengembangan.
4. Cukup sulit untuk mengintregasikan Internet dan perangkat lunak E-Commerce dengan applikasi dan basis data yang sudah ada.
5. Penjual membutuhkan web server khusus.
6. Pengaksesan Internet masih mahal dan tidak nyaman.
B. Keterbatasan non-teknologi :
1. Masalah keamanan dan privasi membuat pelanggan ragu untuk membeli.
2. Tingkat kepercayaan pelanggan masih kurang terhadap Ecommerce.
3. Beberapa pelanggan membutuhkan untuk merasakan dan menyentuh produknya.
4. Banyak orang yang tidak percaya pada transaksi yang tidak menggunakan kertas dan tidak bertatap muka.
5. Meningkatnya penipuan online.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...