IC System Control, Micon atau SysCon

Hampir semua rangkaian elektronika yang dipakai dalam peralatan rumah tanggga seperti televisi, telephone, pemutar CD, DVD dan lainnya semua menggunakan sistem pengontrol. Sistem pengontrol ini biasanya sudah dikemas dalam sebuah rangkaian terintegrasi atau yang dikenal dengan sebutan IC. Rangkaian pengontrol yang dikemas dalam sebuah komponen ini sering kali mendapatkan masalah sehingga tidak berfungsi.

Untuk mengetahui sebuah IC berfungsi atau tidak diperlukan sebuah tester, biasanya dipakai sebuah multi tester. Dengan multi tester ini kita dapat mengukur:



  1.  Resistansi sebuah komponen, satuannya Ohm                        
  2. Teganan yang ada dapat berupa tegangan DC atau AC, satuannya Volt.                   
  3.  Arus yang bekerja pada sebuar rangkaian, satuannya Ampere.

Cara memeriksa kerja IC System Control dengan cara sederhana. Apakah sebuah IC System Control (syscon)  bekerja atau belum dapat di cek dengan cara sebagai berikut:

  1. Ukur tegangan atau Voltage pada pin power on/off  dari IC System Control (syscon) dengan multi tester.
  2. Setiap kali tombol kontrol power pada TV atau tombol pada remote kontrol ditekan (sambil mengamati multitester). Tegangan harus dapat berubah dari Hight ke low atau sebaliknya.
  3. Jika tegangan tetap tidak berubah, maka artinya IC System Control (syscon) belum bekerja.

Untuk dapat bekerja sebuah rangkaian IC Sistem kontrol memiliki beberapa masukan agar sebuah IC System Control (syscon) dapat bekerja. Berikut ini masukan atau input yaitu:

  1. Mendapat tegangan 5 volt.
  2. Mendapat pulsa reset.
  3. Oscilator sistem bekerja.
  4. Ada input perintah dari tombol power dari panel unit.

Jika semua masukan sudah ada dan IC Sistem kontrol tidak bekerja juga, kemungkinan besar IC Sistem kontrol ini mengalami kerusakan. Silahkan tukar dengan yang baru. Demikianlah penjelasan singkat mengenai IC Sistem Kontrol.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
This entry was posted in Elektronika. Bookmark the permalink.